Categories
Berita

Inilah Cara Membayar Denda Bagi Wajib Pajak Telat Lapor SPT Tahunan

Inilah Cara Membayar Denda Bagi Wajib Pajak Telat Lapor SPT Tahunan

Masa pelaporan Surat Pemberitahuan pajak bagi orang pribadi sudah berakhir di akhir Maret 2018, walaupun demikian, pemerintah masih memberikan kesempatan bagi siapa saja wajib pajak yang belum melaporkan SPT sampai akhir Desembar 2018. Namun, bagi wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan lewat tenggat waktu akan dikenakan denda sebanyak Rp. 100 ribu. Lantas bagaimana cara yang benar untuk membayar denda pajak?.

Sumber : Gotax

Direktur Jenderal Pajak memberikan penjelasan jika wajib pajak orang pribadi yang hingga batas waktu pelaporan pajak belum melaporkan pajak maka secara otomatis akan dikirim surat pengenaan denda ke alamat yang tertulis di data pribadi.

“Tunggu Surat Tagihan Pajak. Cukup lapor saja, maka nantinya akan mendapatkan tagihan, denda yang diberikankurang lebih sebanyak Rp. 100 ribu” terang Robert Pakpahan di Kementerian Keuangan.

Menurut Robert, denda yang dibeirkan itu harus segera dibayarkan melalui transfer ke bank dan nomor rekening bank yang sudah ditunjuk pada surat yang diterima oleh wajib pajak sebelumnya. Hestu Yoga Saksama, selaku Direktur Penyuluhan, Pelayanan serta Hubungan Humas menambahkan jika kantor pajak akan memeriksa terlebih dahulu wajib pajak orang pribadi yang hingga sampai saat ini belum melaporkan SPT Tahunan. Selanjutnya, KPP akan menerbitkan dan mencetak SPT yang mana di dalamnya tertera denda sebanyak Rp. 100 ribu sekaligus rekening tujuan pembayaran.

“Begitu telambat, petugas di KPP akan memeriksa lantas menerbitkan STP, yang kemudian akan dikirim pada wajib pajak baru kemdian wajib pajak akan membayarkan dendanya ke bank rekening dengan kode tertentu” terang Hestu.

Proses Pembetulan SPT

Hestu menambahkan jika pembetulan SPT dapat dilakukan via online atau manual dari kantor pelayanan pajak yang ada di daerah Anda.

“Pembetulan dapat melalui online atau cara biasa sehingga bisa langsung masuk e-filing lantas pembetulan” jelas Hestu.

Pembetulan SPT tidak memerlukan syarat apa-apa, Hestu memberikan banyak contoh pembetulan yang bisa dilakukan dengan cepat, langsung diganti begitu saja, misalnya dari pendapatan yang ditulis di awal Rp. 1 triliun maka bisa diganti jadi Rp. 5 triliun.

Categories
Rumah

Furniture Kompak Menambah Estetika

Furniture Kompak Menambah Estetika – Furnitur kompak memang menjadi solusi paling jitu untuk ruang mungil terbatas. Desain yang terolah sedemikian rinci membuat furnitur kompak dapat disimpan atau ditata untuk menghemat tempat. Dengan begitu, banyaknya kebutuhan penghuni seakan terjawab tanpa perlu memenuhi rumah dengan furnitur yang memakan tempat. Satu hal yang menjadi kunci pada desain furnitur kompak adalah sistem penggunaannya. Baik ditutup, dilipat, ditumpuk, ataupun digeser. Sistem inilah yang membuat sebuah furnitur kompak dapat berubah-ubah bentuk sesuai kebutuhan. Bicara mengenai sistem, mungkin yang terbayang di benak Anda adalah sistem furnitur yang dilengkapi dengan perlengkapan berteknologi tinggi.

Padahal, cukup banyak sistem sederhana yang bisa digunakan untuk membuat furnitur kompak Anda sendiri. Pada edisi kali ini, tim Dari Meja Gambar akan memberikan contoh membuat furnitur kompak sederhana berbentuk bench dan coffee table. Konsepnya adalah menggunakan sistem sederhana yang sebenarnya sudah sering Anda lihat pada furnitur lain. Dengan cara kerja yang sama, kita hanya tinggal mengaplikasikannya pada bentuk dan desain furnitur yang berbeda. Cukup simpel, sehingga Anda dapat membuat sendiri furnitur kompak Anda, bahkan untuk bentuk lainnya. Terakhir yang penting adalah, pastikan anda menyediakan genset, khusus anda yang tinggal di jakarta pastikan membeli genset jakarta di agen jual genset jakarta yang terpercaya Semoga menginspirasi!


Categories
Berita

Perekonomian Prancis tumbuh 0,4%

ARIS – Perekonomian Prancis tumbuh 0,4% pada kuartal III-2018 berkat belanja konsumen dan manufaktur yang melonjak tinggi. Hasil ini disambut baik oleh pemerintah setelah dua kuartal sebelumnya di tahun ini ekspansi ekonomi Prancis lebih lemah dari perkiraan. Data dari badan statistik INSEE menunjukkan ekonomi Prancis tumbuh dua kali lebih cepat dari yang tercatat dalam dua kuartal pertama 2018. Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memberlakukan serangkaian reformasi ekonomi pro-bisnis sejak berkuasa pada Mei 2017. Namun ia sempat berjuang meyakinkan pemilih, strategi ekonominya akan bekerja karena pertumbuhan lamban dan angka pengangguran masih tinggi. “Iklim usaha sangat bagus setelah pemilihan Emmanuel Macron. Hari ini semakin buruk,” kata ekonom Alexandre Mirlicourtois di konsultan riset ekonomi Xerfi, Selasa (30/10). Mirlicourtois, seperti kebanyakan ekonom, melihat prospek tersebut masih tidak pasti, karena faktor-faktor di luar kendali pemerintah Prancis. Misalnya kenaikan harga minyak, ketidakpastian atas perdagangan global, dan risiko geopolitik lainnya. Menurutnya, Macron berada di bawah tekanan yang meningkat di dalam negeri untuk menunjukkan perubahan undang-undang akan menghasilkan lebih banyak pekerjaan dan pemasukan.

Antara lain undang-undang ketenagakerjaan, undang-undang pemotongan pajak bagi perusahaan dan berpenghasilan tinggi, serta langkah-langkah lain yang dirancang untuk meningkatkan iklim bisnis Prancis. Angka pengangguran yang dipublikasikan pekan lalu menunjukkan jumlah pencari kerja yang mengklaim manfaat melonjak hingga 16.400 pada kuartal III-2018 menjadi 3,72 juta, kenaikan berturut-turut dalam dua kuartal terakhir. INSEE memperkirakan, tingkat pengangguran akan turun 0,1% di kuartal III-2018 dan kuartal IV-2108 untuk mencapai 8,9% pada akhir tahun. Ini dibandingkan dengan tingkat pengangguran sebesar 9,4% ketika Macron berkuasa. Ekonom di Ostrum Asset Management Philippe Waechter mengatakan, dirinya yakin pertumbuhan Prancis pada 2018 akan gagal untuk menyamai level 2017 ketika mencapai 2,2%

Categories
Parenting

Mengapa Mama Sedih Bagian 2

Pemicu Baby Blues

Sebenarnya, potensi seorang ibu menderita baby blues serta PPD dapat diprediksi sejak sebelum ia melahirkan. Berdasarkan pengalaman dr. Andri, SpKJ, FAPM, ada beberapa faktor yang turut memicu timbulnya baby blues. Pertama, dukungan keluarga yang kurang maksimal. Dalam hal ini, biasanya disertai adanya masalah dengan anggota keluarga, seperti pasangan ataupun keluarga besar.

“Pada beberapa kasus yang pernah saya tangani, Mama mengakui bahwa ia bermasalah dengan mertua atau suami sejak awal kehamilan,” papar psikiater pada Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera, Tangerang Selatan ini. Kedua, kehamilan bermasalah, baik pada ibu ataupun bayi. Misalnya, saat hamil, Mama mengalami preeklamsia. “Seorang pasien saya pernah terdiagnosis PPD karena saat hamil ia mengalami preeklamsia.

Rupanya ia merasakan kekhawatiran yang sangat tinggi, mulai saat hamil hingga setelah melahirkan pun, ia terus cemas dan depresi,” kisah Andri. Ketiga, bayi terlahir cacat atau memiliki masalah kesehatan tertentu. ” Mama yang memiliki anak dengan kondisi khusus, seperti cacat, sering kali menderita PPD,” ungkap Andri. Penyebabnya, Mama tidak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi anaknya sehingga menimbulkan masalah psikologis seperti depresi.

Tip Hindari Baby Blues

Meski termasuk gangguan ringan dan umum terjadi usai melahirkan, karena bisa berkembang menjadi PPD, alangkah baiknya bila Mama dapat terhindar dari baby blues. Berikut caranya!

U Kuatkan Mental Mama.

Kelahiran buah hati adalah momen membahagiakan. Di sisi lain, Mama juga perlu memahami bahwa mengasuh bayi, terutama anak pertama, memiliki banyak tantang an. Kuatkan mental dari sekarang agar nanti tidak terkaget-kaget atau kewalahan ketika menjalankan tugas tersebut.

U Ajak Pasangan Berdiskusi Mengenai Baby Blues.

Selain Mama, Papa juga perlu mengetahui hal ini. Dengan begitu, ia dapat memberikan dukungan yang Mama perlukan untuk menguatkan mental selama hamil serta saat dan sesudah melahirkan.

U Minta Bantuan Keluarga.

Bila Mama tak yakin sanggup seorang diri mengurus bayi usai melahirkan, mintalah bantuan orangtua atau kerabat terdekat untuk mendampingi. Bergantian mengurusi bayi, memberikan kesempatan pada Mama untuk beristirahat atau merelakskan diri. Mama yang berencana kembali bekerja dalam beberapa waktu ke depan mungkin perlu mulai mencari pengasuh bagi bayinya. Semoga saran-saran tadi membantu ya Ma.

Untuk anak yang sudah beranjak di bangku sekolah sebaiknya berikan ia pelatihan bahasa asing di tempat terbaik les bahasa Perancis di Jakarta.

Categories
Parenting

Mengapa Mama Sedih

Kelahiran buah hati harusnya mendatangkan sukacita. Namun, tak sedikit Mama yang justru merasa sedih. Apa sebenarnya yang terjadi? Tubuh Mama yang baru melahir- kan mengalami banyak perubahan besar. Rahim yang tadinya membesar akan kembali mengecil dalam beberapa minggu. Otot perut, kulit, dan pelvis juga masih meregang dan membutuhkan waktu untuk kembali normal. Sementara payudara membesar dan terasa penuh karena ASI sedang banyakbanyaknya diproduksi. Belum lagi rasa nyeri yang masih tersisa dari persalinan.

Meski tengah berbahagia dengan kehadiran buah hati, semua perubah an itu dapat membuat Mama merasa tidak nyaman. Apalagi di saat yang sama, Mama juga mengurus dan menyusui bayi hampir setiap jam. Perpaduan semua rasa tidak nyaman, keletihan, kurangnya waktu tidur, dan perubahan tingkat hormon usai melahirkan itu dapat memicu timbulnya gangguan emosi yang disebut sindrom baby blues.

Mama dengan gangguan emosi ringan yang muncul sejak persalinan hingga kurun waktu dua minggu setelah melahirkan ini, akan menunjukkan gejala mood swing (perubahan mood secara drastis) seperti resah, cemas, sering menangis tanpa alasan yang jelas, tidak berdaya, tidak sabaran, dan mudah marah. Lembaga American Pregnancy Association memperkirakan, sekitar 70%-80% ibu di dunia PengalaPi baby blues pascapersalinan.

Oleh karena itu, gangguan emosi baby blues dianggap normal dialami oleh setiap Mama yang baru melahirkan. Namun, bila setelah lebih dari dua minggu usai melahirkan, Mama masih merasakan berbagai gejala baby blues tersebut, maka kemungkinan besar terjadi depresi pascapersalinan yang disebut postpartum depression (PPD). Jika sudah sampai pada tahap depresi, Mama perlu berkonsultasi pada dokter atau psikiater. Depresi pascapersalinan dapat timbul hingga enam bulan sejak kelahiran.

Categories
Berita

Presenter Sekaligus Desainer Interior Bagian 2

Arsitek Vs Desainer Interior

Ghina berkisah bagaimana awalnya ia bisa terjun di dunia desain interior. Ia sempat berada di antara dua pilihan, yaitu menjadi arsitek atau desainer interior. Ghina pun lantas meminta pendapat dari sang ayah yang juga merupakan seorang pengembang. “Dulu saya sempat bingung antara memilih arsitektur atau desain interior. Tapi karena ayah saya sudah profesional di bidangnya, saya banyak belajar dari dia.

Beliau juga banyak bertanya ke temantemannya yang arsitek dan desainer interior. Banyak yang bilang bahwa bidang desain interior ini sangat promising (menjanjikan) untuk beberapa tahun ke depan,” ujarnya. Desain interior pun dipilihnya karena kesukaannya terhadap detail-detail interior dan ingin membuat semua orang nyaman di dalam rumahnya.

“Bisa dibilang bahwa pekerjaan desainer interior ini membawa kebaikan juga dengan cara yang lain, cara yang unik, dengan cara kita membuat sesuatu di dalam ruang sehingga pengguna bisa beraktivitas dengan maksimal dan nyaman. Membantu dengan cara yang lebih seru!” ujarnya dengan semangat. Perempuan yang selalu tersenyum ini juga mengaku sangat terinspirasi dari sang ibu. Menurutnya, walaupun ibunya merupakan ibu rumah tangga, beliau selalu berhasil membuat suasana rumahnya menjadi nyaman.

Presenter Atau Desainer Interior?

Bila disuruh memilih antara menjadi pembawa acara atau desainer interior, menurutnya keduanya sangat seru. “Tapi balik lagi, saya sangat enjoy di dunia interior. Saya sangat menikmati proses, dari saya kuliah, saya belajar, dan saya kerja sekarang saya benarbenar menikmati. Bertemu dengan klien baru atau mengenal material-material baru sampai pekerjaan tukang yang mengharuskan saya untuk manjat kalau sedang di proyek, itupun saya enjoy,” jawabnya sambil diselingi tawa.

Namun, menjadi pembawa acara juga cukup menyenangkan menurutnya. Ia bisa berbagi dengan orang banyak melalui cara yang berbeda, yakni menjadi pembawa acara yang tayangannya bisa dilihat oleh sejuta pasang mata di Indonesia. rencana Di tahun 2016 Selain masih aktif sebagai pembawa acara, lulusan jurusan Interior Desain dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini saat ini juga sedang disibukkan oleh beberapa proyek untuk rumah tinggal, di Pondok Indah dan Tirtayasa. Memasuki tahun 2016, Ghina memiliki resolusinya sendiri.

Ia akan tetap fokus di dunia ini, terus eksis, dan terus mencoba hal-hal baru. Ia juga berharap bisa mendapat proyek-proyek yang lebih menantang dan lebih seru lagi. Ia berharap bisa punya konsultan desain interior yang dikenal oleh banyak orang dan memberikan manfaat untuk orang banyak. “Dalam perjalannya juga saya akan mempersiapkan S2, punya produk di bidang interior, mempersiapkan ide-ide baru, menjalin pertemanan dengan desainer-desainer, mewujudkan brand furniture sendiri yang mungkin akan terwujud di tahun 2016,” tutupnya sambil mengamini resolusinya tersebut.

Untuk menjaga kenyamanan di rumah tentunya dibutuhkan sebuah genset sebagai sumber listrik alternatif. Harga genset murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual Genset Bali yang memberikan potongan harga serta garansi resmi.

Categories
Berita

Presenter Sekaligus Desainer Interior

Perjalanan karier Aghnia Fuad memang terbilang baru seumur jagung. Ia memulainya dengan menerima tawaran sebagai pembawa acara sekaligus desainer interior pada salah satu program di televisi swasta. Tawaran yang ia ambil sesaat setelah sidang mahasiswa tingkat akhir tersebut seakan menjadi gerbang awal kariernya dalam menapaki dunia desain interior. Tak pernah ia sangka sebelumnya bahwa acara tersebut mendapat respon positif dari beberapa pihak.

“Cukup banyak penonton yang meminta saya menjadi desainer rumah mereka dan mereka jadi klien saya, contohnya beberapa rumah di Bintaro,” cerita perempuan kelahiran 1992 ini. Jam terbangnya yang masih baru sebagai desainer interior itupun kerap membuatnya dilanda rasa tak percaya diri. “Kadang saya berpikir, ‘percaya enggak, sih, mereka sama saya?’

Tapi, dengan berjalannya waktu saya jadikan itu sebagai tantangan untuk saya. Saya semakin yakin dengan apa yang saya jalani karena sudah mempelajari ini semasa kuliah dan bertemu dengan orang-orang baru yang membuat saya belajar, ’’ ujarnya saat ditemui di kediamannya. Hal ini pun terbukti dengan semakin banyaknya tawaran pekerjaan yang datang menghampirinya. Salah satunya ialah menjadi juri pada ajang nippon paint young designer award indonesia 2015.

Pengalaman Menjadi Juri

Saat ditanya bagaimana perasaannya ditunjuk menjadi juri pada ajang tersebut, Ghina— sapaan akrab Aghnia—mengaku sangat kaget. “Saya nanya balik ke mereka, yakin mengajak saya? Kenapa mengajak saya yang bisa terbilang sangat baru di dunia desain interior?” ujarnya. Lantas, pihak yang menggandengnya untuk menjadi juri itu pun menjawab bahwa mereka yakin dengan kemampuannya dan tertarik dengan public speaking Ghina.

Mendengar jawaban tersebut, Ghina pun mengamini ajakan menjadi juri. Ia melihat bahwa ini adalah kesempatan baik yang tak boleh dilewati begitu saja. “Saya tidak mau menutup kemungkinan apa pun dan kesempatan apa pun, dan enggak mau takut walaupun ini menjadi hal yang sangat baru buat saya,” ujar perempuan berambut cokelat ini. Pada ajang ini, ia menilai hampir 200 peserta dalam waktu 2 minggu. Para peserta didominasi oleh mahasiswa.

“Saya antusias dan apresiasi sekali terhadap keberanian mereka, sebab mempersiapkan itu pasti tidak mudah. Desainnya pun sangat variatif sekali dan banyak desain yang sudah sangat siap,” ujarnya menambahkan. Pengalamannya menjadi juri ini pun mempertemukan dirinya dengan juri lainnya yang sudah senior dan profesional di bidangnya. Mulai dari Grace Hartanti, Ibam Araf Bastaman, David I Tay, dan Fendarie Su Pek Fuang dari Malaysia.

Categories
Parenting

Dukung Tumbuh Kembang Si Kecil Bagian 2

Perkenalkan Konsep Teman Akrab

Nah, untuk anak-anak usia 4 tahun yang umumnya sudah “bersekolah” di TK, ketertarikan mereka untuk berteman semakin kuat, khususnya dengan teman sebaya. Pola, minat, cara bermain yang hampir sama membuat mereka merasa ada kecocokan. Si prasekolah pun semakin sadar kalau bermain bersama itu jauh lebih seru dibandingkan bermain sendiri. Saat bermain bersama, ia bisa bertukar mainan, bekerja sama, saling membantu, adu kepintaran, dan sebagainya. Makin tertariknya anak untuk berteman di usia ini juga terkait dengan berbagai kemampuannya yang sudah lebih baik. Ia sudah bisa berjalan dengan baik, bahkan berlari, melompat, menyusun balok, menyobek, menempel, dan sebagainya. Kemampuan berbahasanya pun lebih lancar.

Si kecil dapat menunjukkan keinginannya untuk meminjam mainan, memuji mainan temannya, menunjukkan mainan milikinya dan mengajak bermain teman baru. Interaksi-interaksi dalam pertemanan se perti ini sangat disuka karena si prasekolah bisa mencoba hal-hal baru bersama temannya. Pertemanan bisa dimulai dengan satu atau dua teman yang memang dianggap lebih cocok dengannya. Untuk itu, coba cari teman si kecil yang mempunyai kesamaan minat/ hobi. Undang si teman untuk bermain bersama di rumah. Awalnya, undang satu anak saja agar anak bisa lebih fokus belajar berteman. Tugas kita hanya mengawasinya. Batasi waktu bermain 1—2 jam. Terlalu lama hanya akan membuat anak bosan dan lelah. Di waktu lain, kita dapat mengajak temannya tadi untuk pergi bersama ke restoran atau minimarket sehingga mereka semakin akrab.

Lebih Luwes dan Mudah Berempati

Soal manfaat berteman, semua setuju bahwa luasnya pergaulan akan memberi ba nyak manfaat di masa depan. Di usia yang belum sekolah pun dapat dilihat, anak yang mempunyai banyak teman biasanya lebih percaya diri, mudah menyesuaikan diri dengan orang atau lingkungan yang berbeda. Mudah bergaul dengan siapa saja, menjadi penengah konflik, mudah berempati. Anak-anak ini akan terlihat menonjol di lingkungannya sehingga sering mendapat kesempatan untuk tampil/memimpin teman-temannya. Nah, bagaimana Bunda, sudah siap menciptakan kesempatan berteman bagi si kecil? Sekali lagi, pertemanan bisa diawali dalam lingkup kecil dahulu, berdua saja. Saat berkegiatan berdua, si kecil belajar banyak hal; dari bekerja sama, saling membantu, saling mendukung dan saling menyempurnakan.

Categories
Parenting

Dukung Tumbuh Kembang Si Kecil

pascal-edu.com – Kebayang enggak Bun kalau si kecil harus bermain jungkatjungkit sendiri? Belajar menali sepatu sendiri? Belajar membereskan mainan sendiri? Enggak seru kan? Karena itulah mengapa ada istilah “berdua jadi hebat”; karena saat dikerjakan berdua, suatu hal jadi lebih seru dan jadi lebih bermanfaat! Bbenar banget kalau dikatakan manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan mampu hidup sendiri. Mereka butuh interaksi dengan manusia lainnya. Interaksi sosial merupakan kebutuhan kodrati yang dimiliki oleh manusia, termasuk juga si kecil. Sebagai mahkluk sosial, setiap manusia membutuhkan seorang teman, untuk bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan saling menolong.

Kesempatan Bermain Bersama

Sebagai langkah awal, kita perlu memberikan waktu dan kesempatan si kecil bermain dengan temannya. Ingat, sejak usia 2 tahun, anak sudah menjadi pribadi sendiri dan mulai menyadari bahwa dirinya berbeda dengan orang lain. Karena itulah muncul keinginan nya untuk bersama-sama dengan anak lain. Tentu, ia tidak akan langsung bergaul dengan banyak teman, tetapi cukuplah berdua dulu, dengan tetangga sebelah yang berusia sebaya, misalnya. Sesekali ajak anak untuk bertamu ke rumah temannya itu.

Dengan begitu, ia bisa me ngenal lingkungan lain selain rumah dan bisa memperkaya tempat eksplorasinya. Untuk jenis mainannya, pilihlah alat-alat dan media permainan yang dapat menunjang dan mendukung tumbuh kembang anak, baik dari segi motorik, afeksi dan kognitif. Alat permainan untuk melatih motorik, misal: bola, permainan menyusun balok, sepeda roda tiga, atau puzzle.

Untuk mendukung kognitif: boneka tangan, me nara yang bisa dibongkar pasang dari kayu atau plastik. Sedangkan alat permainan untuk menumbuhkan afeksi, seperti peralatan masak-masakan atau dokterdokteran. Jangan lupa sertai dengan bimbingan dan contoh kepada anak untuk mau berbagi, misal, ”Sayang, kasih pinjam temanmu penggorengan ini ya? Kasihan, penggorengan temanmu sudah rusak. Adek sudah selesai masaknya, kan?”

Tentu, tak semuanya harus berupa mainan, bentuk kegiatan yang ada juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana permainan yang berguna. Contoh kala anak telah selesai bermain, ajak mereka membereskan mainan de ngan mengelompokkan, seperti bola dengan bola, puzzle dengan puzzle, dan balok dengan balok. Bukankah ini secara tak langsung dapat mengembangkan kemampun kognitifnya? Lebih hebat bukan?