Categories
Berita

Nestapa Pencari Suaka Di Nauru Bag2

Inilah penggalan laporan yang bocor ke surat kabar The Guardian yang terbit di Australia tentang kondisi di pusat penahanan atau detensi para pencari suaka Australia di Nauru—negara kecil seluas 21 kilometer persegi di kawasan Mikronesia. Laporan online setebal 8.000 halaman itu bocor dari orang dalam Kementerian Imigrasi Australia.

Anggota staf pekerja di pusat detensi di Nauru antara Mei 2013 dan Oktober 2015 itu sendiri yang menulisnya. Dihitung-hitung, total ada 2.166 laporan yang bercerita tentang kondisi di Nauru yang penuh pelecehan dan kekerasan seksual, serangan, dan menyakiti diri sendiri. Yang memprihatinkan, lebih dari separuhnya menimpa anak-anak. Padahal anakanak hanya 18 persen dari total tahanan di Nauru saat laporan itu dibuat.

Categories
Parenting

Tips Menasihati Batita Bag2

Kalau mau pinjam, harus bilang dulu. Nah, sekarang kembalikan bonekanya kepada Sofi , ya.” Orangtua perlu belajar menyampaikan nasihat dengan hati te nang dan intonasi tegas. Hal ini juga perlu didukung oleh raut wajah yang tetap tenang dengan pandangan penuh kasih sayang. Meskipun kita menyampaikan pesan dengan nada netral tetapi raut wajahnya tidak bersahabat, si kecil bisa merasakannya dan tetap akan menimbulkan rasa takut dalam dirinya.

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Berikan penjelasan logis dan gunakan kalimat yang dipahami anak. Orangtua perlu menyampaikan alasan logis dari setiap nasihat yang disampaikan. Psikolog yang kerap dipanggil Titis ini menyarankan agar tidak menakutnakuti anak untuk membuatnya patuh. Misal: “Eh, kalau nggak nurut sama Mama nanti disuntik Pak Dokter, lo!” atau “Kalau ganggu adik terus, nanti adiknya Bunda kasih ke panti asuhan aja deh!” Titis berujar, “Metode menakutnakuti seperti ini tentu efektif memunculkan perilaku tertentu secara instan, tapi si batita tidak akan paham mengapa perilaku tersebut tidak boleh dilakukan.”

Akibatnya sama seperti pada poin 2, perilaku yang diharapkan tidak akan bertahan lama akibat nasihat yang sesungguhnya tidak dipahami oleh anak. Oleh karena perkembangan bahasa si batita yang belum optimal, Titis menyarankan para orangtua menyesuaikan penjelasan logis ini dengan taraf perkembangan bahasa anak. Sampaikanlah dengan bahasa yang sederhana. Misalnya, “Adek, ayo yang akur sama Kakak. Kakak jangan diusilin terus. Nanti kalau Adek sudah sebesar Kakak, pasti kan mainnya banyak sama Kakak. Yuk, salaman dulu dengan Kakak… “ Lakukan sambil menuntun tangan si adek sehingga ia paham seperti apa gerakan yang disebut “berdamai”.

Memberikan apresiasi apabila si kecil berusaha melakukan sesuatu yang orangtua harapkan. Di usianya kini, buah hati mulai membentuk pola pikir sebab dan akibat. Apabila orangtua memberikan apresiasi akan munculnya perilaku yang diharapkan, maka perilaku tersebut akan menetap. Apresiasi ini dapat dilakukan dengan berbagai bentuk se perti pelukan, waktu bermain ekstra, dan lain-lain. Titis menekankan agar dalam memberikan apresiasi, kita sebaiknya lebih menekankan pada usaha yang telah dilakukan oleh anak, daripada hasil.

Categories
Berita

Amnesti Pajak Picu Dana Masuk Bursa

 

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio menyebutkan reaksi pasar modal terhadap penerapan kebijakan tax amnesty positif. ”Dalam satu bulan ini sudah lebih dari US$ 2 miliar (sekitar Rp 28,2 triliun) dana asing yang masuk,” katanya seusai pembukaan Investor Summit and Capital Market Expo 2016, Kamis pekan lalu.

Dana repatriasi yang masuk, menurut Tito, diyakini mampu memperbaiki tata kelola kebijakan fskal lembaga negara dan perusahaan serta mendongkrak cadangan devisa. Nilai dana repatriasi yang masuk ke Indonesia hingga Rabu pekan lalu mencapai Rp 1,14 triliun. Adapun uang tebusan yang diterima pemerintah mencapai Rp 625 miliar. ”Tapi potensi penyerapannya akan diinvestasikan ke mana belum kelihatan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida.

Categories
Resep

Tumis Ceker Bumbu Iris ala Cafe Instagramable di Jakarta

Tumis Ceker Bumbu Iris ala Cafe Instagramable di Jakarta

Bahan: 500 gr ceker ayam 2 cm jahe, memarkan 1/2 sdt terasi, bakar 1 cm lengkuas, memarkan 1 btg serai, ambil bagian putihnya, memarkan 1 sdm kecap manis 100 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis 1 sdt garam 1 sdt gula Bumbu Iris: 6 btr bawang merah 2 siung bawang putih 4 bh cabai merah besar 2 bh cabai keriting hijau

Cara Membuat Untuk 5 porsi: 1. Rebus ceker ayam bersama 2.000 ml air dan jahe. Masak hingga mendidih. Angkat. 2. Tumis bumbu iris bersama lengkuas, serai, dan terasi hingga harum. Masukkan ceker. Aduk rata. Bubuhi kecap manis, garam dan gula pasir. 3. Tuang air. Masak sambil sesekali diaduk hingga matang.

Tumis Suwir Daun Singkong Untuk 3 porsi

Bahan: 1 ikat daun singkong, petiki 1/2 sdt kecap manis 3/4 sdt garam 3/4 sdt gula merah 2 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Tumbuk Kasar: 7 btr bawang merah 3 siung bawang putih 5 bh cabai merah keriting 2 bh cabai merah besar Cara Membuat: 1. Rebus daun singkong di dalam 2.000 ml air mendidih. Tambahkan 1/2 sdt baking powder dan 1 sdt garam hingga matang. Tiriskan. Peras. 2. Iris halus daun singkong. Sisihkan. 3. Panaskan minyak. Tumis bumbu tumbuk kasar hingga harum. Masukkan daun singkong. Aduk rata. 4. Bubuhi kecap manis, garam dan gula merah. Aduk rata hingga matang.

takuaN Takuan merupakan acar khas jepang yang terbuat dari lobak yang dikeringkan, dengan cara dijemur langsung di bawah sinar matahari sampai layu dan empuk lalu direndam di dalam cuka selama 1 bulan. Takuan memiliki rasa yang enak dengan aroma yang sangat kuat. Biasa disajikan sebagai kondimen sushi vegetarian.

Chai Po Chaipo merupakan lobak yang diiris memanjang lalu diawetkan dengan cara diasinkan dan dikeringkan. rasanya sedikit asin dengan sedikit sentuhan rasa manis. Chaipo sangat cocok ditambahkan sebagai bumbu ke dalam tumisan atau bisa langsung dikonsumsi begitu saja.