Categories
Berita

Perekonomian Prancis tumbuh 0,4%

ARIS – Perekonomian Prancis tumbuh 0,4% pada kuartal III-2018 berkat belanja konsumen dan manufaktur yang melonjak tinggi. Hasil ini disambut baik oleh pemerintah setelah dua kuartal sebelumnya di tahun ini ekspansi ekonomi Prancis lebih lemah dari perkiraan. Data dari badan statistik INSEE menunjukkan ekonomi Prancis tumbuh dua kali lebih cepat dari yang tercatat dalam dua kuartal pertama 2018. Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memberlakukan serangkaian reformasi ekonomi pro-bisnis sejak berkuasa pada Mei 2017. Namun ia sempat berjuang meyakinkan pemilih, strategi ekonominya akan bekerja karena pertumbuhan lamban dan angka pengangguran masih tinggi. “Iklim usaha sangat bagus setelah pemilihan Emmanuel Macron. Hari ini semakin buruk,” kata ekonom Alexandre Mirlicourtois di konsultan riset ekonomi Xerfi, Selasa (30/10). Mirlicourtois, seperti kebanyakan ekonom, melihat prospek tersebut masih tidak pasti, karena faktor-faktor di luar kendali pemerintah Prancis. Misalnya kenaikan harga minyak, ketidakpastian atas perdagangan global, dan risiko geopolitik lainnya. Menurutnya, Macron berada di bawah tekanan yang meningkat di dalam negeri untuk menunjukkan perubahan undang-undang akan menghasilkan lebih banyak pekerjaan dan pemasukan.

Antara lain undang-undang ketenagakerjaan, undang-undang pemotongan pajak bagi perusahaan dan berpenghasilan tinggi, serta langkah-langkah lain yang dirancang untuk meningkatkan iklim bisnis Prancis. Angka pengangguran yang dipublikasikan pekan lalu menunjukkan jumlah pencari kerja yang mengklaim manfaat melonjak hingga 16.400 pada kuartal III-2018 menjadi 3,72 juta, kenaikan berturut-turut dalam dua kuartal terakhir. INSEE memperkirakan, tingkat pengangguran akan turun 0,1% di kuartal III-2018 dan kuartal IV-2108 untuk mencapai 8,9% pada akhir tahun. Ini dibandingkan dengan tingkat pengangguran sebesar 9,4% ketika Macron berkuasa. Ekonom di Ostrum Asset Management Philippe Waechter mengatakan, dirinya yakin pertumbuhan Prancis pada 2018 akan gagal untuk menyamai level 2017 ketika mencapai 2,2%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *