Categories
Parenting

Mengapa Mama Sedih Bagian 2

Pemicu Baby Blues

Sebenarnya, potensi seorang ibu menderita baby blues serta PPD dapat diprediksi sejak sebelum ia melahirkan. Berdasarkan pengalaman dr. Andri, SpKJ, FAPM, ada beberapa faktor yang turut memicu timbulnya baby blues. Pertama, dukungan keluarga yang kurang maksimal. Dalam hal ini, biasanya disertai adanya masalah dengan anggota keluarga, seperti pasangan ataupun keluarga besar.

“Pada beberapa kasus yang pernah saya tangani, Mama mengakui bahwa ia bermasalah dengan mertua atau suami sejak awal kehamilan,” papar psikiater pada Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera, Tangerang Selatan ini. Kedua, kehamilan bermasalah, baik pada ibu ataupun bayi. Misalnya, saat hamil, Mama mengalami preeklamsia. “Seorang pasien saya pernah terdiagnosis PPD karena saat hamil ia mengalami preeklamsia.

Rupanya ia merasakan kekhawatiran yang sangat tinggi, mulai saat hamil hingga setelah melahirkan pun, ia terus cemas dan depresi,” kisah Andri. Ketiga, bayi terlahir cacat atau memiliki masalah kesehatan tertentu. ” Mama yang memiliki anak dengan kondisi khusus, seperti cacat, sering kali menderita PPD,” ungkap Andri. Penyebabnya, Mama tidak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi anaknya sehingga menimbulkan masalah psikologis seperti depresi.

Tip Hindari Baby Blues

Meski termasuk gangguan ringan dan umum terjadi usai melahirkan, karena bisa berkembang menjadi PPD, alangkah baiknya bila Mama dapat terhindar dari baby blues. Berikut caranya!

U Kuatkan Mental Mama.

Kelahiran buah hati adalah momen membahagiakan. Di sisi lain, Mama juga perlu memahami bahwa mengasuh bayi, terutama anak pertama, memiliki banyak tantang an. Kuatkan mental dari sekarang agar nanti tidak terkaget-kaget atau kewalahan ketika menjalankan tugas tersebut.

U Ajak Pasangan Berdiskusi Mengenai Baby Blues.

Selain Mama, Papa juga perlu mengetahui hal ini. Dengan begitu, ia dapat memberikan dukungan yang Mama perlukan untuk menguatkan mental selama hamil serta saat dan sesudah melahirkan.

U Minta Bantuan Keluarga.

Bila Mama tak yakin sanggup seorang diri mengurus bayi usai melahirkan, mintalah bantuan orangtua atau kerabat terdekat untuk mendampingi. Bergantian mengurusi bayi, memberikan kesempatan pada Mama untuk beristirahat atau merelakskan diri. Mama yang berencana kembali bekerja dalam beberapa waktu ke depan mungkin perlu mulai mencari pengasuh bagi bayinya. Semoga saran-saran tadi membantu ya Ma.

Untuk anak yang sudah beranjak di bangku sekolah sebaiknya berikan ia pelatihan bahasa asing di tempat terbaik les bahasa Perancis di Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *